Jakarta | Informasi TV – Perwakilan Perkumpulan Penasehat dan Konsultan Hukum Indonesia (PERHAKHI) yang hadir dalam undangan acara gala premiere film Saat Aku Bersuara di XXI Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Minggu(14/06/2026)
Waketum II PERHAKHI Bidang Rekruitmen Advokat, Jeanette Rugebgregt.,S.H.,M.H ,mengatakan pendapatnya seusai menonton film tersebut di XXI Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Minggu(14/06/2026)
“Sebagai seorang advokat perempuan kita harus mendukung penegakan hukum terhadap kasus pekara dalam kekerasan terhadap kaum perempuan dan para pelakunya harus di berikan hukuman yang berat”, ujar Jeanette
Jeanette berpesan Kepada pihak keluarga harus terus mendukung korban dalam mencari keadilan dan kepada aparat hukum harus berpihak kepada para pencari keadilan
Disisi lain, Ketua DPF PERHAKHI KalSel, Treeswaty Lanny Susatya,S.H. mengatakan film Saat Aku Bersuara merupakan film yang bisa mendidik dan memberikan edukasi untuk para korban kekerasaan perempuan
“Film ini ceritanya bagus dan bisa mendidik dengan memberikan edukasi bagi korban kekerasan seksual pada kaum perempuan agar mereka bisa berbicara untuk mencari keadilan secara hukum untuk dirinya”, ujar Lanny
Lanny berharap untuk para aparat hukum khususnya dikejaksaan bisa memberikan keadilan untuk para korban kekerasan terutama kaum perempuan di seluruh Indonesia
Apapun bentuk dari tindak kekerasan bagi kaum perempuan seperti penidasan, penipuan, segala mafia baik itu baik mafia tanah, mafia keadilan dan lain-lain, itu bisa terus bersuara untuk memperoleh keadilan dari setiap pekara permasalahan yang dihadapi atau dialami oleh kaum perempuan, tutur Lanny
Film Saat Aku Bersuara menyoroti perjuangan para penyintas kekerasan seksual dalam mencari keadilan di tengah budaya bungkam dan dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 18 Juni 2026.
