JAKARTA | Informasi TV – Dayak, merupakan suku bangsa di Indonesia yang mendiami pulau Kalimantan. Budaya Dayak sangat kental hidup didaerah perkebunan dan hutan. Perkembangan sejarah suku Dayak, terkenal dengan menjaga harkat, martabat dan budaya.

Karakter orang Dayak termasuk yang memiliki kemandirian, tangguh dan kuat dalam menjaga teritorial wilayah nya.

Oleh karena itu, saat ini beberapa insan budayawan dan film yang berasal dari asli suku Dayak ingin menggarap cerita kehidupan mengenai suku Dayak dalam bentuk sinematografi Film. Rencana pembuatan Film tersebut berjudul “Dayak”.

Film “Dayak” menggambarkan bagaimana kehidupan masyarakat pedalaman Dayak di pulau Kalimantan pada masa abad ke 5 hingga 18 Masehi. Film “Dayak” sendiri diproduksi oleh tim produksi yang melibatkan budayawan, seniman yang semua nya adalah putra putri suku Dayak.

Untuk mewujudkan penggarapan film “Dayak” yang rencana dimulai tahun 2026 ini, maka tim produksi melakukan kerjasama dengan semua pihak, terutama tokoh masyarakat yang juga merupakan putra putri Dayak yang berkecimpung dari berbagai macam profesi.

Selasa (03/02/2026), tim produksi yang dipimpin oleh Theoseng Asang dan rekan-rekan, berkunjung ke gedung DPR RI, guna bertemu dengan wakil rakyat yang berasal dari tanah suku Dayak, antara lain Daud Yordan (mantan atlet petinju Profesional Internasional dan sekarang menjabat sebagai anggota DPD RI dapil Kalimantan Barat) serta Dr. Bias Layar, S.H., M.H. (anggota DPR RI fraksi Golkar Dapil Kalimantan Tengah dan Ketua Umum Dusmala (Dusun Ma’anyan/MABA Kalimantan Tengah).

Dalam pertemuan dengan anggota DPD RI Daud Yordan, Theoseng Asang menjelaskan maksud dan tujuan dari pembuatan film “Dayak”. Ide pembuatan film tersebut mendapatkan dukungan dari Daud Yordan. Bahkan digadang Daud Yordan akan dijadikan salah satu pemeran dari film tersebut.

“Daud Yordan, putera asli Dayak Kalimantan Barat, sebagai tokoh masyarakat yang berprestasi baik dari olahraga dan sekarang di kancah politik. Kami berharap bisa mendukung kami dalam rencana penggarapan film “Dayak” di tahun 2026 ini. Kita akan libatkan semua tokoh-tokoh Dayak di Indonesia sehingga bisa menjadi film yang terbaik dengan mengangkat kearifan lokal budaya Dayak di pulau Kalimantan, ” jelas Asang.

Ternyata rencana tersebut disambut hangat dan mendapat dukungan dari Daud Yordan. “Saya selaku putra Dayak Kalimantan Barat, tentu sangat mengapresiasi dan mendukung rencana pembuatan film ” Dayak”. Film ini mengangkat kehidupan masyarakat Dayak dan mengangkat budaya Dayak dan kearifan lokal pulau Kalimantan. Kami sangat mendukung. Mudah-mudahan film “Dayak” ini dapat diterima masyarakat diseluruh Indonesia. Kita doakan semua proses lancar hingga selesai nantinya, ” pungkasnya.

Hal senada juga dikatakan oleh anggota DPR RI fraksi Golkar, Bias Layar. Dirinya mengatakan mendukung penggarapan film “Dayak” ini. “Kepada warga Dayak se kalimantan, ini merupakan kehormatan bagi kita bisa mengangkat budaya Dayak melalui film. Sangat mengapresiasi dan mendukung penuh penggarapan film ini. Terimakasih kasih kepada semua tim yang bisa bekerjasama dengan kami dalam pembuatan film ini. Mudah-mudahan melalui film ini membuat kita lebih mengenal lagi budaya Dayak. Semoga menjadi edukasi untuk kita semua mengenai budaya Dayak di Indonesia,” pungkasnya.

Rencana film “Dayak” akan segera digarap di tahun 2026. (Ril/).

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *